Structure
and Written Expression dalam TOEFL bertujuan untuk menguji kemampuan Anda
dalam mengidentifikasi bahasa Inggris tulis yang digunakan dalam situasi formal (formal
written English). Banyak ekspresi-ekspresi bahasa Inggris yang bisa diterima
dalam komunikasi lisan, namun tidak bisa diterima atau tidak lazim digunakan
dalam komunikasi tulis, apalagi yang bersifat formal. Soal Structure
and Written Expression terdiri dari dua bagian, struktur kalimat
(structure) dan ekspresi bahasa Inggris tulis (written expression).
Structure and Written Expression terdiri dari 40 soal, terdiri dari 15 soal structure (nomor
1 sampai dengan 15) dan 25 soal untuk written expression (nomor 16
sampai dengan 40). Waktu untuk mengerjakan 40 soal ini adalah 25 menit.Cara atau
strategi yang di gunakan dalam menjawab soal structure di dalam TOEFL:
Cara atau strategi yang di gunakan untuk menjawab soal
structure dalam TOEFL:
1. Pastikan Kesesuaian Kalimat yang Memiliki Subject dan
Verb
Anda tahu bahwa kalimat dalam bahasa Inggris harus memiliki
subjek (subject) dan kata kerja (verb). Jenis yang paling umum dalam
pertanyaan STRUCTURE TOEFL Test ialah mengenai subject dan verb: mungkin kata
yang dikosongkan, baik subject atau verb atau keduanya, atau mungkin kata yang
memiliki subject tambahan atau verb tambahan.
2. Perhatikan Betul Objek (Object) dari Kata Depan
(Preposition)
Preposisi selalu diikuti kata benda (noun), bukan kata
kerja (verb). Kata benda tersebut berlaku sebagai objek. Kata benda ini dapat
berupa noun (kata benda), proper noun (nama), pronoun (kata
ganti), noun group/noun phrase (kelompok kata kerja), dan gerund (kata
kerja yang dibendakan). Cara menjawab soal TOEFL structure jenis ini,
perhatikan penjelasan berikut.
Preposisi yang diikuti kata benda tersebut, seperti as,
in, at, of, to, by, behind, on, dan sebagainya, untuk membentuk frase
preposisional. Daftar preposisi lainnya yang biasa digunakan dapat Anda lihat
dalam apendiks. Perhatikan kalimat berikut.
- (After his exams) Tom will take a trip (by boat).
Kalimat di atas mengandung dua objek preposisi. Exams
(ujian) adalah objek dari preposisi after. Sedangkan boot (perahu) adalah objek
preposisi by.
Sebuah objek dari preposisi juga dapat menimbulkan
kebingungan dalam pertanyaan tes TOEFL STRUCTURE. Sebab, bisa saja Anda mengira
objek tersebut sebagai subjek dalam sebuah kalimat.
3. Hati-hati terhadap Appositive
Peserta tes TOEFL dapat terjebak oleh pertanyaan kalimat "appositive" dalam Structure
and Written Expression TOEFL Test. Pasalnya, kita bisa saja keliru menentukan
subjek dalam kalimat appositive. Appositive merupakan kata benda (noun) yang
datang sebelum atau sesudah kata benda lain, namun memiliki keterikatan sebagai
status yang sama. Cara menjawab soal TOEFL structure jenis ini,
perhatikan kalimat berikut.
- Sally, the best student in the class, got an A on the exam.
Dalam kalimat di atas, Sally sebagai subjek. Sedangkan, the
best student in the class adalah sebagai frase appositive. Sebab, student
adalah kata benda (noun) dan dipisahkan oleh tanda koma. Kalimat di atas
menunjukkan bahwa Sally dan the best student in the class adalah orang yang
sama (Sally = student). Jika kita membuang kalimat appositivenya, akan jadi
"Sally got an A on the exam" (Sally mendapat nilai A dalam
ujian).
4. Hati-hati terhadap Present Participle
Present participle adalah bentuk -ing dari kata kerja
(seperti: playing, talking). Dalam pertanyaan Structure pada tes TOEFL, present
participle dapat membingungkan Anda. Sebab, bisa saja berupa bagian dari kata
kerja (verb) atau kata sifat (adjective). Cara menjawab soal
TOEFL structure jenis ini, perhatikan dua hal berikut.
A. Kata Kerja (Verb)
Ia dapat menjadi kata kerja ketika didahului oleh verb be/to
be.
- The man is talking to his friend.
Dalam kalimat ini talking adalah bagian dari kata
kerja karena disertai dengan is.
B. Kata Sifat (Adjective)
Present participle dapat menjadi kata sifat apabila tidak
disertai dengan beberapa bentuk kata kerja be/to be.
- The woman working as an english teacher is very beautiful
Dalam kalimat di atas, working adalah kata sifat
dan bukan bagian dari kata kerja, karena tidak disertai dengan bentuk be/to be.
5. Hati-hati terhadap Past Participle
Past participle dapat menyebabkan kebingungan dalam
struktur pertanyaan pada tes TOEFL karena past participle dapat berupa kata
sifat atau bagian dari kata kerja. Past participle adalah bentuk kata
kerja (verb) yang muncul/didahului be (am, is, are, was, were) dan have (have,
has, had). Biasanya, pembentukannya diakhiri -ed (offered, listed, suspected,
etc.) , tetapi ada juga banyak past participle tak beraturan dalam bahasa
Inggris (lihat daftarnya dalam Appendix software Genius TOEFL). Cara
menjawab soal TOEFL structure jenis ini, perhatikan dua point berikut.
A. Verb
- The family has purchased a television.
- The poem was written by Paul.
Pada kalimat pertama bentuk past participle
"purchased" merupakan bagian dari kata kerja karena di dahului oleh
have (has). Sementara yang kedua, past participle "written"
juga merupakan bagian dari kata kerja karena di dahului oleh be (was).
B. Adjective
Past participle dapat menjadi kata sifat apabila tidak
disertai/didahului bentuk be atau have.
- The television purchased yesterday was expensive.
- The poem written by Paul appeared in the magazine.
Dalam kalimat pertama, purchased adalah adjective, bukan verb,
karena tidak disertai bentuk be atau have (dan ada sebuah verb,
"was", dalam kalimat berikutnya). Dalam kalimat kedua, written adalah
adjective, bukan verb, karena tidak disertai bentuk be atau have (dan ada
sebuah kata kerja, "appeared", dalam kalimat berikutnya).
6. Gunakan Kata Penghubung (Coordinate Connector) dengan
Benar
Banyak kalimat dalam bahasa Inggris mempunyai lebih dari 1
klausa (clause):
- I am learning.
- Mom is cooking, and dad is working in the garden.
- The girl who is looking at me is my neighbour.
Kalimat no 1, hanya mempunyai 1 klausa. Sementara kalimat no
2, pada kalimat terakhir mempunyai 2 klausa, yaitu "mom is cooking"
dan "dad is working in the garden". Sedangkan no 3, ada 2
klausa, yaitu "the girl is my neighbor" dan "who is looking at
me".
Dari contoh di atas dapat kita simpulkan bahwa klausa
merupakan bagian dari kalimat atau kalimat itu sendiri yang mempunyai satu
subjek dan satu verb. Umumnya diartikan bahwa klausa itu merupakan
sekumpulan kata yang berisi sebuah subjek dan sebuah verb.
Pada kunci ini akan dipelajari mengenai bentuk-bentuk kata penghubung
(coordinate connector) serta penggunaannya dalam kalimat. Coordinate
connector digunakan untuk menghubungkan antara satu klausa dengan
klausa lain yang menggunakan and, but, or, so, yet, dan tanda koma (,).
Perhatikan kata yang digaris bawahi pada contoh berikut.
- Tom is singing, and Paul is dancing.
- Tom is tall, but Paul is short.
- Tom must write the letter, or Paul will do it.
- Tom told a joke, so Paul laughed.
- Tom is tired, yet he is not going to sleep.
7. Gunakan Kata Penghubung Keterangan Waktu dan Penyebab
(Time and Cause Connector) dengan Benar
Kalimat yang menggunakan klausa dari klausa keterangan
waktu mempunyai 2 pola dasar:
- I will sign the check before you leave.
- Before you leave, I will sign the check.
Tiap contoh di atas, terdapat 2 klausa: "you
leave" dan "I will sign the check". Dari kedua klausa tersebut,
sebagai klausa keterangan waktu (adverb time clause)-nya yaitu "you
leave", karena didahului kata penghubung keterangan waktu (adverb time
connector) "before". Dalam pola ini, ketika adverb time
connector berada di depan kalimat, diperlukan tanda koma (,) di
tengah kalimat.
REFERENSI:
REFERENSI:
- Contoh Soal TOEFL Structure and Written Expression
- Cara Menjawab Soal TOEFL Structure (1)
- Cara Menjawab Soal TOEFL Structure (2)
- Cara Menjawab Soal TOEFL Structure (3)
- Cara Menjawab Soal TOEFL Structure (4)
- Cara Menjawab Soal TOEFL Structure (5)
- Cara Menjawab Soal TOEFL Structure (6)
- Cara Menjawab Soal TOEFL Structure (7)
No comments:
Post a Comment