Thursday, 27 April 2017

Cara atau Strategi yang Digunakan Untuk Menjawab Soal Structure dalam TOEFL

Structure and Written Expression dalam TOEFL bertujuan untuk menguji kemampuan Anda dalam mengidentifikasi bahasa Inggris tulis yang digunakan dalam situasi formal (formal written English). Banyak ekspresi-ekspresi bahasa Inggris yang bisa diterima dalam komunikasi lisan, namun tidak bisa diterima atau tidak lazim digunakan dalam komunikasi tulis, apalagi yang bersifat formal.  Soal Structure and Written Expression terdiri dari dua bagian, struktur kalimat (structure) dan ekspresi bahasa Inggris tulis (written expression). Structure and Written Expression terdiri dari 40 soal, terdiri dari 15 soal structure (nomor 1 sampai dengan 15) dan 25 soal untuk written expression (nomor 16 sampai dengan 40). Waktu untuk mengerjakan 40 soal ini adalah 25 menit.Cara atau strategi yang di gunakan dalam menjawab soal structure di dalam TOEFL:

Cara atau strategi yang di gunakan untuk menjawab soal structure dalam TOEFL:

1. Pastikan Kesesuaian Kalimat yang Memiliki Subject dan Verb
Anda tahu bahwa kalimat dalam bahasa Inggris harus memiliki subjek (subject) dan kata kerja (verb). Jenis yang paling umum dalam pertanyaan STRUCTURE TOEFL Test ialah mengenai subject dan verb: mungkin kata yang dikosongkan, baik subject atau verb atau keduanya, atau mungkin kata yang memiliki subject tambahan atau verb tambahan.

2. Perhatikan Betul Objek (Object) dari Kata Depan (Preposition)
Preposisi selalu diikuti kata benda (noun), bukan kata kerja (verb). Kata benda tersebut berlaku sebagai objek. Kata benda ini dapat berupa noun (kata benda), proper noun (nama), pronoun (kata ganti), noun group/noun phrase (kelompok kata kerja), dan gerund (kata kerja yang dibendakan).  Cara menjawab soal TOEFL structure jenis ini, perhatikan penjelasan berikut.

Preposisi yang diikuti kata benda tersebut, seperti as, in, at, of, to, by, behind, on, dan sebagainya, untuk membentuk frase preposisional. Daftar preposisi lainnya yang biasa digunakan dapat Anda lihat dalam apendiks. Perhatikan kalimat berikut.
  • (After his exams) Tom will take a trip (by boat).

Kalimat di atas mengandung dua objek preposisi. Exams (ujian) adalah objek dari preposisi after. Sedangkan boot (perahu) adalah objek preposisi by.

Sebuah objek dari preposisi juga dapat menimbulkan kebingungan dalam pertanyaan tes TOEFL STRUCTURE. Sebab, bisa saja Anda mengira objek tersebut sebagai subjek dalam sebuah kalimat.

3. Hati-hati terhadap Appositive
Peserta tes TOEFL dapat terjebak oleh pertanyaan kalimat "appositive" dalam Structure and Written Expression TOEFL Test. Pasalnya, kita bisa saja keliru menentukan subjek dalam kalimat appositive. Appositive merupakan kata benda (noun) yang datang sebelum atau sesudah kata benda lain, namun memiliki keterikatan sebagai status yang sama.  Cara menjawab soal TOEFL structure jenis ini, perhatikan kalimat berikut.
  • Sally, the best student in the class, got an A on the exam.

Dalam kalimat di atas, Sally sebagai subjek. Sedangkan, the best student in the class adalah sebagai frase appositive. Sebab, student adalah kata benda (noun) dan dipisahkan oleh tanda koma. Kalimat di atas menunjukkan bahwa Sally dan the best student in the class adalah orang yang sama (Sally = student). Jika kita membuang kalimat appositivenya, akan jadi "Sally got an A on the exam"  (Sally mendapat nilai A dalam ujian).

4. Hati-hati terhadap Present Participle
Present participle adalah bentuk -ing dari kata kerja (seperti: playing, talking). Dalam pertanyaan Structure pada tes TOEFL, present participle dapat membingungkan Anda. Sebab, bisa saja berupa bagian dari kata kerja (verb) atau kata sifat (adjective).  Cara menjawab soal TOEFL structure jenis ini, perhatikan dua hal berikut.

A. Kata Kerja (Verb)
Ia dapat menjadi kata kerja ketika didahului oleh verb be/to be.
  • The man is talking to his friend.

Dalam kalimat ini talking adalah bagian dari kata kerja karena disertai dengan is.

B. Kata Sifat (Adjective)
Present participle dapat menjadi kata sifat apabila tidak disertai dengan beberapa bentuk kata kerja be/to be.
  • The woman working as an english teacher is very beautiful

Dalam kalimat di atas, working adalah kata sifat dan bukan bagian dari kata kerja, karena tidak disertai dengan bentuk be/to be.

5. Hati-hati terhadap Past Participle
Past participle dapat menyebabkan kebingungan dalam struktur pertanyaan pada tes TOEFL karena past participle dapat berupa kata sifat atau bagian dari kata kerja. Past participle adalah bentuk kata kerja (verb) yang muncul/didahului be (am, is, are, was, were) dan have (have, has, had). Biasanya, pembentukannya diakhiri -ed (offered, listed, suspected, etc.) , tetapi ada juga banyak past participle tak beraturan dalam bahasa Inggris (lihat daftarnya dalam Appendix software Genius TOEFL).  Cara menjawab soal TOEFL structure jenis ini, perhatikan dua point berikut.

A. Verb
  • The family has purchased a television.
  • The poem was written by Paul.

Pada kalimat pertama bentuk past participle "purchased" merupakan bagian dari kata kerja karena di dahului oleh have (has).  Sementara yang kedua, past participle "written" juga merupakan bagian dari kata kerja karena di dahului oleh be (was).

B. Adjective
Past participle dapat menjadi kata sifat apabila tidak disertai/didahului bentuk be atau have.
  • The television purchased yesterday was expensive.
  • The poem written by Paul appeared in the magazine.

Dalam kalimat pertama, purchased adalah adjective, bukan verb, karena tidak disertai bentuk be atau have (dan ada sebuah verb, "was", dalam kalimat berikutnya). Dalam kalimat kedua, written adalah adjective, bukan verb, karena tidak disertai bentuk be atau have (dan ada sebuah kata kerja, "appeared",  dalam kalimat berikutnya).

6. Gunakan Kata Penghubung (Coordinate Connector) dengan Benar
Banyak kalimat dalam bahasa Inggris mempunyai lebih dari 1 klausa (clause):
  • I am learning.
  • Mom is cooking, and dad is working in the garden.
  • The girl who is looking at me is my neighbour.

Kalimat no 1, hanya mempunyai 1 klausa. Sementara kalimat no 2, pada kalimat terakhir mempunyai 2 klausa, yaitu "mom is cooking" dan "dad is working in the garden". Sedangkan no 3,  ada 2 klausa, yaitu "the girl is my neighbor" dan "who is looking at me".

Dari contoh di atas dapat kita simpulkan bahwa klausa merupakan bagian dari kalimat atau kalimat itu sendiri yang mempunyai satu subjek dan satu verb. Umumnya diartikan bahwa klausa itu merupakan sekumpulan kata yang berisi sebuah subjek dan sebuah verb.

Pada kunci ini akan dipelajari mengenai bentuk-bentuk kata penghubung (coordinate connector) serta penggunaannya dalam kalimat. Coordinate connector digunakan untuk  menghubungkan antara satu klausa dengan klausa lain yang menggunakan and, but, or, so, yet, dan tanda koma (,). Perhatikan kata yang digaris bawahi pada contoh berikut. 

  • Tom is singing, and Paul is dancing.
  • Tom is tall, but Paul is short.
  • Tom must write the letter, or Paul will do it.
  • Tom told a joke, so Paul laughed.
  • Tom is tired, yet he is not going to sleep.

7. Gunakan Kata Penghubung Keterangan Waktu dan Penyebab (Time and Cause Connector) dengan Benar
Kalimat yang menggunakan klausa dari klausa keterangan waktu mempunyai 2 pola dasar:
  • I will sign the check before you leave. 
  • Before you leave, I will sign the check.

Tiap contoh di atas, terdapat 2 klausa: "you leave" dan "I will sign the check". Dari kedua klausa tersebut, sebagai klausa keterangan waktu (adverb time clause)-nya yaitu "you leave", karena didahului kata penghubung keterangan waktu (adverb time connector) "before". Dalam pola ini, ketika adverb time connector berada di depan kalimat,  diperlukan tanda koma (,) di tengah kalimat.


REFERENSI:
  1. Contoh Soal TOEFL Structure and Written Expression
  2. Cara Menjawab Soal TOEFL Structure (1)
  3. Cara Menjawab Soal TOEFL Structure (2)
  4. Cara Menjawab Soal TOEFL Structure (3)
  5. Cara Menjawab Soal TOEFL Structure (4)
  6. Cara Menjawab Soal TOEFL Structure (5)
  7. Cara Menjawab Soal TOEFL Structure (6)
  8. Cara Menjawab Soal TOEFL Structure (7)



Monday, 17 April 2017

Strategi Mengerjakan Soal Listening di TOEFL Paper Based Maupun Computer Based

Strategi Menjawab Soal Listening Comprehension
  1. Pahami bentuk-bentuk petunjuk (direction) pada masing-masing bagian (part) dengan baik sebelum hari-H ujian.
  2. Bacalah pilihan pada masing-masing soal sebanyak mungkin ketika narator sedang membacakan perintah dan contoh soal (example).
  3. Dengarkan dengan penuh konsentrasi dan fokuskan perhatian Anda pada percakapan yang sedang Anda dengarkan.
  4. Maksimalkan kemampuan listening Anda pada soal-soal pertama pada masing-masing bagian.

Struktur Soal Test TOEFL Listening Comprehension
Soal Tes TOEFL Listening Comprehension Section terdiri dari tiga bagian dengan 50 pertanyaan.
  1. Bagian A (Part A) terdiri dari 30 pertanyaan.
  2. Bagian B (Part B) terdiri dari tujuh sampai delapan pertanyaan.
  3. Bagian C (Part C) terdiri dari 11 sampai 13 pertanyaan.


1. Part A
Pada Part A, Anda akan mendengar sekitar 30 percakapan pendek (short conversation/dialog) antara dua orang dan setiap satu percakapan akan diikuti oleh satu pertanyaan. Rata-rata satu pembicara hanya berbicara satu kali. Ketika Anda mendengarkan percakapan, Anda harus memperhatikan dengan cermat ungkapan yang diucapkan oleh pembicara kedua, karena biasanya kata kunci untuk menjawab berada pada kalimat yang diucapkan oleh pembicara kedua.
Pembicara kedua biasanya akan memberikan informasi penting yang membuat Anda bisa menjawab pertanyaan. Setelah satu percakapan selesai Anda akan mendengar sebuah pertanyaan. Empat pilihan jawaban sudah tersedia dalam lembar soal. Semua jawaban disusun secara gramatikal, dan tampaknya semua benar. Namun sebenarnya HANYA ADA SATU jawaban yang benar. Anda iya diberi waktu 10 sampai 12 detik untuk menjawab setiap soalnya.

TIPS DAN TRIK MENJAWAB SOAL PART A
  1. Fokuskan pendengaran Anda pada orang kedua.
  2. Jangan panik jika tidak bisa memahami kata demi kata dalam percakapan secara komplit. Anda hanya perlu menangkap ide atau isi percakapan.
  3. Bila anda sama sekali tidak bisa memahami apa yang dibicarakan pembicara kedua, pilihlah jawaban yang paling berbeda dari apa yang Anda dengar.
  4. Pahami bentuk-bentuk functional expression seperti agreement (persetujuan), uncertainty (ketidakpastian), suggestion (saran), surprise (keterkejutan), idiomatic expression, dan situasi ketika pembicaraan dilakukan.

2. Part B
Pada Part B, Anda akan mendengar sebuah percakapan panjang (long conversation/dialogue) antara dua orang dan setiap satu percakapan panjang akan diikuti oleh beberapa pertanyaan.

TIPS DAN TRIK MENJAWAB SOAL PART B
  1. Ketika narator membacakan petunjuk untuk PartB Anda sebaiknya membaca pilihan jawaban secara sekilas kemudian merekamnya dan memperkirakan tema apa yang akan menjadi perbincangan.
  2. Ketika menyimak conversation, Anda harus mengetahui tema/topik yang dibicarakan.
  3. Waspadalah terhadap masing-masing pertanyaan.
  4. Cermati kondisi dan situasi yang terjadi seiama percakapan berlangsung, yakni menyangkut tempat dan waktu pembicaraan, apa dan siapa yang dibicarakan.

3. Part C
Pada Part C, Anda akan mendengarkan ceramah pendek (a short lecture/talk) dan setiap satu mah pendek akan diikuti oleh beberapa pertanyaan. Biasanya setelah kuliah atau ceramah Jek, Anda akan mendengar 3 (tiga) sampai 7 (tujuh) pertanyaan.

TIPS DAN TRIK MENJAWAB SOAL PART C
  1. Bila Anda memiliki waktu, lihatlah pilihan-pilihan jawaban yang tertera pada lembar soal dan temukan kata kuncinya.
  2. Waspadailah pembicaraan pada kalimat pertama karena biasanya akan menjadi topik bagi kalimat-kalimat selanjutnya.
  3. Fokuskan pendengaran Anda pada hal-hal yang berkaitan dengan pertanyaan 5W (what, who, when, where, why) dan How.
  4. Buatlah kesimpulan/inferasi atas situasi yang terjadi saat pembicaraan dilakukan.


Referensi:

Saturday, 11 March 2017

Perbedaan TOEFL Paper Based dan TOEFL Computer Based

TOEFL adalah singkatan dari Test of English as a Foreign Language. Ia merupakan test proficiency yang digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang tanpa dikaitkan secara langsung dengan proses belajar mengajar. Dengan demikian TOEFL berbeda dengan achievement test, yaitu tes yang lingkup ujinya terbatas pada bahan yang telah dipelajari siswa dalam satu kelas bahasa Inggris. TOEFL mencakup empat aspet yaitu (1) Listening Comprehension, (2) Structure and Written Expression, (3) Reading Comprehension, dan (4) Test of Written English (TWE).

Perbedaan TOEFL Paper Based dan TOEFL Computer Based

1. PBT (Paper Based Test) TOEFL
PBT-TOEFL adalah jenis TOEFL Test yang pertama kali dikeluarkan oleh ETS. Sistem tes pada PBT-TOEFL menggunakan paper atau lembaran-lembaran kertas soal dan lembar jawaban yang harus diisi dengan pensil 2B.
Materi yang diujikan adalah:
  • Listening
  • Structure
  • Reading
Score range 217 - 677. Lama waktu tes adalah 2 - 2,5 jam.

2. CBT (Computer Based Test) TOEFL
CBT-TOEFL adalah jenis kedua, menggantikan PBT-TOEFL. Sistem tes CBT-TOEFL tidak lagi menggunakan paper, tapi langsung dengan komputer. Semua soal menggunakan software dan setiap soal langsung dijawab atau dikerjakan di komputer. CBT pertama kali dikeluarkan pada tahun 1998. Namun di beberapa negara Asia, khususnya Indonesia masih diperkenankan untuk menggunakan PBT (ITP-TOEFL) sebagai standar Internasional TOEFL Test. Sehingga pamor CBT di Indonesia sangat minim. Bahkan hingga sekarang masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengetahui apa itu CBT-TOEFL.
Materi yang diujikan adalah:
  • Listening
  • Structure
  • Reading
  • Writing
Score range 0 - 300. Lama waktu tes adalah 2 - 2,5 jam.


REFERENSI

Saturday, 31 December 2016

Tugas 7

PENDAHULUAN

Di hampir setiap kota di Indonesia mengalami masalah dalam penataan kawasan bisnis, terutama para pedagang kaki lima. Penggusuran terpaksa dilalukan oleh PEMDA demi penataan kawasan agar menjadi lebih bersih dan tidak macet. Namun sering terjadi bentrokan antara Petugas (SATPOL PP) versus pedagang kaki lima.


TEORI

Penggusuran adalah pengusiran paksa baik secara langsung maupun secara tak langsung yang dilakukan pemerintah setempat terhadap penduduk yang menggunaan sumber daya lahan untuk keperluan hunian maupun usaha. Penggusuran terjadi di wilayah urban karena keterbatasan dan mahalnya lahan. Di wilayah rural penggusuran biasanya terjadi atas nama pembangunan proyek prasarana besar seperti misalnya bendungan.

Di kota besar, penggurusan kampung miskin menyebabkan rusaknya jaringan sosial pertetanggaan dan keluarga, merusak kestabilan kehidupan keseharian seperti bekerja dan bersekolah serta melenyapkan aset hunian. Penggusuran adalah pelanggaran hak tinggal dan hak memiliki penghidupan. Dialog dan negosiasi dengan pihak atau masyarakat terkait dilakukan untuk menghindari penggusuran.

Akan tetapi, penggusuran adalah hal yang mutlak untuk menanggulangi penduduk liar. Hal ini karenakan mereka sama sekali tidak membayar tanah. Dan lagi, mereka harus dipulangkan ke daerah asalnya, seperti transmigrasi.


ANALISIS

Pada awal September 2016, terjadi bentrokan antara petugas Satpol PP dengan ratusan warga Rawajati Jakarta. Hal ini dikarenakan adanya pembongkaran bangunan yang berada di samping apartemen Kalibata City yang dilakukan oleh Pemprov DKI. Pemprov DKI ingin mengembalikan kawasan ini sebagai jalur hijau. Ratusan warga menolak untuk direlokasi ke Rusun Marunda dikarenakan lokasinya sangat jauh dari lokasi pemukiman awal.

Semakin banyaknya pendatang ke Jakarta, semakin banyak pula orang-orang yang nekat mendirikan bangunan diatas kawasan hijau dikarenakan sudah tidak ada lagi tepat untuk tinggal di kota Jakarta.  Menurut saya, upaya yang dilakukan oleh pihak Pemprov DKI Jakarta bertujuan baik, yaitu untuk mengembalikan kawasan Rawajati sebagai jalur hijau. Pemerintah juga sudah menyediakan tempat relokasi bagi warga yang di gusur. Akan tetapi, para petugas yang menjaga penggusuran sering kali bertindak kasar dan ada juga yang sampai melakukan kekerasan kepada warga yang menyebabkan terjadinya bentrokan antara petugas dan warga.

Cara yang tepat agar tidak terjadi bentrok adalah harus ada kesadaran dari warga untuk tidak menempati atau mendirikan bangunan dikawasan hijau. Karena kalau kawasan hijau tersebut dikembalikan, maka akan berdampak baik juga bagi kota Jakarta maupun warga Jakarta. Selain itu bagi para petugas Satpol PP, sebaiknya tidak melakukan kekerasan saat melakukan penggusuran. Dari pihak Pemprov juga sebaiknya menginformasikan dahulu kepada warga yang akan digusur, kalau tempat tinggal mereka akan dijadikan kawasan hijau dan juga yang perlu diingat, bahwa parawarga juga mempunyai hak untuk tinggal. Maka dari itu, dibutuhkan kesepakatan antara kedua belah pihak (pemerintah dan warga) mau di relokasikan kemana para warga tersebut agar menghasilkan win-win solution.


REFERENSI

Saturday, 12 November 2016

Tugas 5

PENDAHULUAN

“Lingkungan hidup” adalah kata kunci yang membuat manusia berkepentingan dengannya. Manusia sebagai makhluk sosial dimana mereka hidup pasti akan membutuhkan interaksi dengan manusia lain untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya.tidak hanya itu, guana memenuhi kebutuhn hidupnya yang lain, manusia pasti banyak bergantung pada ketersediaan alam yang memadai.


TEORI

Alam dan bumi beserta isinya memang dipersiapkan untuk memenuhi segala kebutuhan hidup manusia seperti makan, minum, pakaian, perumahan dan lain sebagainya. Oleh karena keterbatasan persediaan, sementara kebutuhan semakin membengkak, dengan kemampuan daya pikirnya, manusia mampu mengolah alam dalam aktivitas industri. Selanjutnya, untuk mentransferkan kebutuhan antar mereka, dilakukan dengan berbagai aktivitas bisnis, sehingga pada akhirnya akan tercukupi segala kebutuhan hidup sehari-hari.

Di Indonesia, etika lingkungan sebenarnya bukan barang baru. Nenek moyang kita telah melakukan “kampanye” lingkungan melalui berbagai media seperti legenda, mitos dan cerita rakyat. Jejak ini masih bisa dikenali dengan kental melalui kearifan tradisional yang masih dipegang kuat oleh banyak suku, misalnya suku Badui, Dayak, Nias dan Tengger. Semestinya etika lingkungan yang penuh warna lokal dapat dikembangkan di Indonesia.

Seirama dengan perkembangan zaman yang sedemikian cepat, semua itu kini sudah berubah dengan cepat, karena Indonesia bukanlah sebuah negara yang tertutup rapat di planet bumi. Indonesia adalah bagian dari globalisasi yang menghilangkan sekat-sekat batas antarnegara dan bangsa yang saling berpengaruh antara yang satu dengan yang lain.

Pencemaran lingkungan atau perubahan ekosistem tidak semata karena faktor lokal, tapi juga faktor global yang tidak kecil pengaruhnya. Oleh sebab itu, masalah lingkungan sekarang tidak lagi masalah lokal, tetapi merupakan masalah bersama (global) antarbangsa (transnasional) di seluruh dunia.
Masalah polusi yang ditimbulkan oleh kegiatan proses produksi karena akibat asap, ampas atau zat kimia yang dihasilkan oleh pabrik dibuang ke alam terbuka, yang semua kerusakan ini tidak terlepas dari kegiatan tangan-tangan manusia juga.

Betapa berbahayanya polusi ini bagi kesehatan makhluk hidup, terutama manusia, sudah sangat menuntut kepedulian pemimpin dunia. Ini terbukti dengan pernah diadakannya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bumi di Brazillia, Juni 1992, yang dihadiri oleh para pemimpin dunia guna memicarakan masalah polusi yang mengancam kehidupan umat manusia berupa polusi udara, pencemaran udara di kota besar yang disebabkan oleh asap knalpot mobil dan pabrik. Polusi air disebabkan oleh buangan pabrik yang menyebabkan air berubah warna dan berbau tidak enak dengan kandungan racun yang mematikan ikan dan sebangsanya. Jika keadaan ini berlanjut terus, alam dengan segala ekosistemnya akan hancur sama sekali.

Tanpa didukung supremasi hukum yang jelas dan kesadaran etis dari semua kalangan, niscaya green economics (ekonomi hijau) yang sekarang mulai mendapat perhatian tidak akan pernah menjadi sebuah kenyataan yang bisa dinikmati bersama. Program penghijauan dengan menanam satu milyar pohon yang diprakarsai kementrian kehutanan akhir-akhir ini tentu saja merupakan salah satu daya dukung untuk menciptakan terwujudnya green economics di Indonesia. Demikian pula apa yang dilakukan oleh beberapa perusahaan sebagai salah satu program corporate social responsibility (CSR) kiranya patut di apresiasi. Bagaimanapun juga perlu disadari bahwa kerusakan ekosistem di berbagai belahan dunia ini dapat diprediksi karena perilaku pelaku bisnis yang kurang peduli pada masalah perawatan ekosistem. Terutama sekali dari kalangan perusahaan besar yang sering kali berhadapan dengan masalah kebutuhan bahan baku, lokasi tempat operasional perusahaan, pembuangan sampah (residu), hasil produksi dan lain sebagainya.


ANALISIS

Semakin banyaknya dunia bisnis, semakin banyak pula dampak lingkungan yang ditimbulkan akibat munculnya bisnis-bisnis tersebut. Salah satu contohnya adalah pencemaran air. Di lingkungan sekitar tempat tinggal saya, terdapat sebuah usaha bisnis makanan yaitu restoran Daeng Naba. Hadirnya bisnis tersebut memnyebabkan polusi air yang membuat saluran air disekitar mampet dan bau. Ini terjadi dikarenakan pihak restoran kurang memperhatikan akibat atau dampak yang  dihasilkan, seperti pembuangan air yang tidak disaring dahulu sehingga terjadi pencemaran air. Ketika hujan juga akibat tersumbatnya saluran air, mengakibatkan banjir namun tidak terlalu parah.

Tidak hanya pencemaran air saja dampak dari adanya restoran tersebut, tetapi juga pencemaran udara. Setiap pagi, setiap saya melewati restoran tersebut, selalu ada saja asap yang dikeluarkan dari exhaust fan yang berasal dari dapurnya. Padahal saat itu masih pagi dan itu cukup mengganggu saya sebagai orang yang setiap hari melewati restoran tersebut.

Selain restoran Daeng Naba, OTW Foodstreet juga melakukan pencemaran lingkungan. Hampir sama dengan Daeng Naba, pencemaran lingkungan yang dilakukan OTW adalah pencemaran udara. Tetapi bedanya adalah kalau OTW Foodstreet pencemarannya melalui sampah atau air yang dihasilkan sampah yang menyebabkan bau jika ada orang yang melintasinya. Letak kumpulan sampah yang berada di dekat trotoar pejalan kaki mambuat bau yang tidak enak bila dilewati orang-orang.


REFERENSI


Djakfar, Muhammad. 2012. Etika Bisnis:Menangkap Spirit Ajaran Langit dan Pesan Moral Ajaran Bumi. Depok: Penebar Plus.

Tuesday, 1 November 2016

Tugas 4

PENDAHULUAN

Secara umum, kejujuran diakui sebagai keutamaan atau sikap moral pertama sekaligus terpenting yang harus dimiliki oleh setiaap orang, khususnya para pebisnis sebagai makhluk beretika. Sampai saat ini, diakui bahwa kejujuran identik dengan kesesuaian antara kata-kata atau ucapan dengan fakta atau perbuatan.


TEORI

Dalam kenyataannya, terutama di dunia bsnis, kejujuran selalu mengandaikan kebenaran dan keterbukaan. Kebenaran informasi dan keterbukaan pebisnis dan mitra bisnis untuk memberikan informasi yang sebenarnya menyangkut kondisi riil bisnis masing-masing. Pebisnis yang jujur tentu akan menganggap kebohongan sebagai sesuatu yang tabu untuk dilakukan.

Sebagai orang yang berkepribadian moral kuat, pebisnis akan selalu bersedia untuk memberikan informasi yang diperlukan pihak lain perihal kondisi riil bisnisnya. Baginya, istilah “rahasia perusahaan” tidak boleh ada. Istilah rahasia perusahaan hanya cocok untuk pebisnis yang berusahan untuk menutup-nutupi kondisi riil perusahaan, yang berkepribadian moral lemah atau hanya untuk pebisnis yang tidak jujur. Istiah ini selalu dekat dengan ketidakjujuran atau aib yang memang harus diselimuti.

Tidak aneh kalau pebisnis yang selalu berbisnis secara rahasia memiliki laporan keuangan lebih dari satu. Paling kurang terdapat tiga jenis laporan keuangan, yang satu pasti laporan apa adanya atau laporan keuangan yang dibuat atas dasar kejujuran dan biasanya untuk pebisnis sendiri, yang satunya lagi untuk kantor pajak dan yang lainnya untuk perbnkan ketika mengajukan pinjaman. Dalam hal laporan keuangan terdapat keanehan menyangkut perilaku pebisnis. Justru laporan keuangan yang sebenarnya atau yang dibuat secara jujur disembunyikan atau tidak diberitakan kepada siapapun, sementara laporan keuangan hasil rekayasa itulah yang diberikan kepada pihak-pihak lain. Jenis laporannya juga sangat aneh.

Laporan untuk kantor pajak atau sebagai acuan perhitungan pajak pasti kondisi perusahaan diminimalisir sementara laporan untuk perbankan diperbesar dan dikemas bagus. Semuanya itu  menunjukkan hasil kerja pebisnis yang berkepribadian moral lemah. Lain halnya dengan pebisnis yang berkepribdian moral kuat. Bagi pebisnis seperti ini, yang berlaku hanya satu laporan keuangan.
Dalam kehidupan konkret, kejujuran kerap dirasakan sebagai sesuatu yang sangat mahal. Bahkan ada sementara etikawan yang menganggap kejujuran, khususnya dalam dunia bisnis merupakan sesuatu yang bersifat utopis. Namun, hendaklah diingat bahwa semakin kejujuran itu menjadi utopia, semakin tinggi pula penghargaan yang diterima oleh pebisnis yang berlaku jujur. Pebisnis jujur yang baik secara moral adalah orang yang selalu memunculkan diri sebagaimana adanya, demikian pula bisnisnya. Ia tidak menyembunyikan wajak yang sebenarnya termasuk kondisi riil perusahaannya. Ia tidak pernah memakai tameng dalam penampilan diri dan dalam memberikan informasi perihal kondisi perusahaannya. Semuanya dilakukan secara jujur bukan karena takut dicap pembohong, melainkan semata-mata karena ia sendiri menilai bahwa memang itulah sikap yang baik dan benar sehingga patut dilakukan. Ia selalu membuka diri kepada pihak-pihak lain, seperti kepada para karyawan atau buruh (internal) atau kepada mitra dan pemasok (eksternal). Ia sama sekali tidak ingin mempersulit pihak lain yang ingin mengenal dan tahu siapa dia sebenarnya. Bagi pebisnis seperti ini, kepercayaan merupakan kata kunci dalam berbisnis dengan siapa saja.


ANALISIS

Semakin berkembangnya dunia bisnis, banyak pebisnis yang melakukan berbagai cara untuk mendapatkan uang, baik itu dengan menggunakan cara yang jujur maupun tidak jujur. Saat ini, memang sudah cukup banyak pebisnis yang menggunakan cara tidak jujur untuk mendapatkan uang. Di bisnis online sering sekali hal itu terjadi.

Ada satu contoh kasus penipuan di Tokobagus yang dilakukan oleh seller atau orang yang menjual di sana. Banyaknya tawaran-tawaran harga miring di Tokobagus menjadikan salah satu konsumen tergiur dengan harga miring tersebut. Konsumen membeli handphone malalui Tokobagus dan sudah mentransfer uang kepada penjualnya, namu barang yang dipesan si konsumen tidak pernah datang. Nomor telpon penjual pun tidak dapat dihubungi.

Tidak hanya itu saja, kasus penipuan lain juga terjadi di Tokobagus. Konsumen tergiur dengan iklan penawaran sebuah kamera digital di Tokobagus. Namun setelah mentransfer uangnya, konsumen mendapat konfirmasi dari pihak lain bahwa toko tempat konsumen membeli kamera tersebut ternyata sudah tutup dan akhirnya barang juga tidak sampai. Dan juga nota pembelian tidak disertakan dalam transaksi antar konsumen-penjual.

Sebenarnya tidak hanya di Tokobagus saja yang terdapat penjual nakal, tapi banyak diluar sana penjual nakal yang bertebaran dimana-mana. Kita sebagai konsumen apabila tidak ingin tertipu oleh penjual nakal, sebaiknya tidak tergiur dengan adanya penawaran berdalih harga yang sangat murah. Konsumen harus bijak ddan teliti sebelum membeli sesuatu apalagi membeli dengan cara online.


REFERENSI

L.Sinuor, Yosephus. 2010. Etika Bisnis: Pendekatan Filsafat Moral Terhadap Perilaku Pebisnis Kontemporer. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Friday, 21 October 2016

Tugas 3

PENDAHULUAN

Kesuksesan Muhammad dalam berdagang sudah menjadi fakta sejarah yang tidak bisa dipungkiri, kehebatan beliau dalam berbisnis telah diketahui banyak orang sampai suatu saat Khadijah mendengar dan menjadikannya sebagai partner dalam usahanya. Dengan sentuhan Muhammad Khadijah mendapat untung tidak sewajarnya, seperti tercatat dalam sejarah bahwa ketika usahanya dipercayakan Muhammad, dia mendapat untung yang tidak pernah didapat oleh orang sebelumnya.
Tentu, ini tidak terlepas dari perjalanan panjang Muhammad sebagai pelaku Bisnis, sejak kecil sudah harus belajar menjadi penggembala, beranjak dewasa ia harus belajar dagang menjelajahi daerah-daerah di Arab bersama pamannya. Sampai akhirnya ia harus melakukannya aktivitas dagang dengan mandiri.


TEORI

14 Etika Bisnis Nabi Muhammad

Seperti ditulis dalam berbagai literatur bahwa kesuksesan Muhammad tersebut berdasarkan pada pribadi Muhammad yang selalu mengutamakan kejujuran, amanah dan kepuasan konsumen. Dengan cara-cara inilah Muhammad terkenal sebagai pebisnis andal dan sukses. Para pakar Bisnis modern mencoba mengadakan kajian terhadap jejak bisnis Muhammad, kesimpulan mereka adalah rahasia kesuksesan bisnis Muhammad karena beliau menggunakan etika dalam berbisnis. Etika bisnis ini didasarkan pada pengalaman Muhammad ketika menjadi pedagang, kemudian pengalaman beliau tersebut dilegalkan dengan hadits-hadits ketika Muhammad sudah diutus menjadi Rasul. Berikut beberapa etika bisnis yang dilakukan Muhammad terhadap klien atau konsumennya.

1. Jujur dalam menjelaskan produk
Kejujuran Muhammad sudah diakui, ia adalah manusia yang paling jujur didunia. Beliau selalu mengatakan dengan jujur produk/barang yang didagangkannya, jika barang itu rusak atau jelek, beliau akan mengatakan kerusakan atau kejelekan barang tersebut. Sangat jarang pedagang yang berani berkata jujur perihal kualitas barang dagangannya. Diceritakan dalam suatu riwayat suatu hari ada pembeli yang menanyakan kain yang pernah dibeli temannya. Lantas Muhammad menjawab, “kain yang tuan inginkan sudah habis, ini ada yang lain tetapi beda dengan yang tuan maksud, dan harganya tentu berbeda dengan yang teman tuan beli tadi.” Lantas pembeli merasa kalau Muhammad hendak menaikkan harga tersebut karena sedang digandrungi oleh konsumen. Dan menurut pandangan pembeli kain tersebut sama dengan yang dibeli temannya tadi.

Kemudian pembeli bertanya, “Apakah engkau akan menaikkan harga kainini?,” Muhammad menjawab “tidak, justru harga kain ini lebih murah dari yang teman anda beli, walaupun kain ini memang sama persis dengan yang teman anda beli, tapi kualitasnya berbeda”. Selain dari riwayat tersebut Rosulullah juga bersabda: “Sesama muslim itu bersaudara, tidak halal bagi seorang muslim menjual barangnya kepada muslim lain, padahal barang tersebut terdapat aib/cacat melainkan dia harus menjelaskan (aib/cacat) nya itu.” (HR.Ahmad).

2. Suka sama suka (an taradhin)
Permintaan dan penawaran dalam sistem jual beli akan terasa nikmat dan indah jika dilakukan secara fair dengan konsep ikhlas, di mana kedua belah pihak yang bertransaksi melakukannya atas dasar suka sama suka. Hal inilah yang dilakukan Muhammad, beliau tidak akan melakukan transaksi jual beli kecuali kedua belah pihak suka sama suka, sehingga beliau sebagai penjual senang dan orang lain sebagai pembeli lebih senang karena ia mendapat barang yang diinginkannya dengan ikhlas dan mudah. “Jual beli harus dipastikan harus saling meridhai.” (HR. Baihaqi dan IbnuMajjah)

Prinsip suka sama suka disebutkan dalam al-Qur’an surat An-nisa ayat 29: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.”

3. Tidak menipu takaran, ukuran dan timbangan
Muhammad sangat menghindari praktek penipuan, tentunya Muhammad selalu jujur dalam menimbang. Praktek bisnis yang banyak mengandung penipuan pada umumnya adalah promosi. Muhammad pernah memberikan teknik sales promotion yang jitu kepada seorang pedagang. Suatu ketika beliau mendapati seorang sedang menawarkan barang dagangannya, beliau melihat ada yang janggal pada diri orang tersebut, kemudian beliau lewat dan menasihatinya, orang tersebut sangat menawarkan baju kepada orang yang jangkung tapi baju yang ditawarkannya pendek.

Rasulullah bersabda yang artinya: dari Abu Hurairah bahwasanya Nabi saw melarang jual belihashah dan jual beli gharar (yang belum jelas harga, barang, waktu dan tempatnya)

4. Tidak menjelekkan Bisnis orang lain
Menjelek-jelekan Bisnis orang lain yang merupakan pesaingnya adalah tindakan pengecut. Banyak orang terjebak ke dalam tindakan yang tidak terpuji demi mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin, misalnya dengan menjatuhkan reputasi pesaingnya dengan menjelek-jelekannya. Dalam berbisnis (berdagang), Muhammad tidak pernah menjelek-jelekan dagangan milik orang lain, justru beliau selalu membantu mempromosikan pedagang lain jika barang dagangan yang ada pada dirinya tidak tersedia.

5. Bersih dari unsur riba
Muhammad dalam berbisnis tidak pernah melakukan riba sedikit pun, apalagi memakan hasil riba. Bahkan dalam suatu hadits beliau mengutuk praktek riba dan menyamakan pelaku riba sebagai pembuat dosa besar.

6. Tidak menimbun barang
Dalam bahasa Arab disebut dengan “al-ikhtikar”. Kata ini mengandung makna azh-zhulm (aniaya) dan isa’ah al-mu’asyirah(merusak pergaulan). Secara umum dapat diambil pengertian yaitu aktivitas menyimpan barang yang dibutuhkan masyarakat dengan tujuan menjualnya ketika harga telah melonjak, barang itu baru dipasarkan.

Muhammad dalam berbisnis tidak pernah melakukan penimbunan barang, bahkan beliau melarang para pedagang melakukan penimbunan. Hal ini tercermin dalam berbagai hadits yang ditegaskan beliau tentang larangan dan ancaman bagi orang yang menimbun. Dari Ibnu Umar (bahwasanya) Nabi saw (bersabda): “barangsiapa yang menimbun makanan selama empat puluh hari (dengan tujuanmenaikkan harga) ia telah berlepas dari diri Allah dan Allah juga berlepas diri darinya”

7.  Tidak melakukan monopoli
Monopoli merupakan cara batil dalam memperoleh harta. Sebab praktek monopoli pada umumnya merugikan orang lain karena bersifat tidak fair dan tidak memberikan kesempatan kepada orang lain untuk bisa melakukan usaha yang sama. Muhammad menentang praktek-praktek monopoli yang dilakukan pedagang Arab.

Dalam sebuah hadis disebutkan: “Nabi SAW ditanya tentang mata pencaharian yang paling baik. Beliau menjawab, “Seseorang bekerja dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur.” (HR. Bajjar, Hakim menyahihkannya Rifa’ah Ibn Rafi’).

8. Membayar upah pekerja sebelum keringatnya kering
Gaji atau upah merupakan harapan terbesar bagi seorang buruh yang bekerja mencari nafkah, oleh karena itu pemberian upah harus sesuai dengan kerja yang dilakukan.
Dalam hadis disebutkan,: “Berikanlah upah pekerja sebelum keringat nya kering.” (HR. Ibnu Majahdari Ibnu Umar).

9. Teguh menjaga amanah
Muhammad selalu menjaga etika ini dalam menjalankan aktifitas dagangannya. Ketika Muhammad menjadi karyawan Khadijah ia selalu  menjaga barang bawaannya selama perjalanan dan menjual barang-barang tersebut sesuai amanat dari Khadijah.

10. Toleran dalam berbisnis
Sifat toleran merupakan salah satu kunci sukses Muhammad. Sifat ini akan membuka kunci rezeki dan sarana hidup tenang bagi para pebisnis. Manfaat toleran adalah mempermudah pergaulan, mempermudah urusan jual belidan mempercepat kembalinya modal. Toleran dalam berbisnis berarti sikap memudahkan dan berlapang dada dalam menjalin kerjasama bisnis, baik perdagangan, industri maupun bisnis lainnya. Sikap toleran mendorong kokohnya jalinan kemitraan bisnis, memudahkan setiap urusan, rasa empati terhadap rekan kerja dan sikap positif lainnya.

11. Menepati janji
Pebisnis yang sukses pasti bisa memegang janji yang diucapkannya sendiri, baik terhadap pelanggannya maupun di antara sesama pedagang. Muhammad adalah pebisnis yang selalu menepati janji, terutama kepada pelanggannya. Dalam sebuah hadits diceritakan bahwa Muhammad pernah janji akan bertemu dengan pelanggannya untuk mengadakan transaksi Bisnis, tetapi pelanggan tersebut lupa dengan janji itu sehingga tidak datang. Namun Muhammad terus menunggu pelanggannya itu selama tiga hari sampai pelanggannya itu datang.

12. Murah hati
Muhammad menganjurkan agar para pedagang selalu bermurah hati dalam melakukan Bisnis. Murah hati dalam pengertian; ramah tamah, sopan santun, murah senyum, suka mengalah, namun tetap penuh tanggung jawab.

13. Bersikap adil dalam menjalankan bisnis
Muhammad diutus untuk membangun keadilan, celakalah bagi orang yang berbuat curang yaitu orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain meminta untuk dipenuhi, sementara kalau menakar atau menimbang untuk orang lain selalu dikurangi.

14. Menjual produk yang dijamin kehalalannya
Setiap barang atau produk yang dijual harus merupakan barang yang halal, baik dari segi zatnya maupun cara mendapatkannya. Rasulullah melarang keras berbisnis barang-barang haram, seperti jual beli khamr, obat-obatan terlarang, barang hasil curian dan lainnya.


ANALISIS

Pada zaman yang serba modern ini, sudah banyak cara-cara para pedagang menjual dagangannya tidak hanya dengan melalui cara manual (menjajakan dagangannya dan mengharapkan pembeli datang), akan tetapi sekarang  para penjual dapat mempromosikan dagangannya dengan sosial media (web, twitter, instagram, dll). Sosial media merupakan cara yang sangat mudah, ampuh dan praktis apabila ingin mempromosikan dagangan. Banyak kelebihan yang bisa didapatkan dari sosial media. selain dari sosial media, promosi melalui iklan di tv, majalah, ataupun brosur juga tidak kalah dengan promosi melalui social media. 

Akan tetapi, dengan semakin berkembangnya zaman, para penjual seakan melupakan apa saja etika dalam berbisnis yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Banyak pedagang yang menjual dagangannya menyimpang dari yang di ajarkan oleh Nabi Muhammad. Sebagai contohnya adalah pada penjual produk kecantikan yang sering mengomentari akun instagram artis-artis yang si penjual mengatakan kalau dengan memakai produk tersebut, pasti membuat kulit menjadi putih dan lain-lain. Padahal kenyataannya tidak benar. Produk yang dijual itu sebagian besar merupakan produk abal-abal dan tidak memiliki sertifikat BPOM dan Halal. Ini bertentangan dengan etika yang diajarkan Nabi Muhammad tentang kejujuran dan menjual barang yang terjamin kehalalannya. Tentu saja hal ini bisa merugikan konsumen.

Selanjutnya adalah pada “perang” iklan yang dilakukan 2 provider besar XL dengan Telkomsel dulu. Sule yang membintangi iklan XL bersama Baim, disana Baim diminta mengatakan “om Sule ganteng” tetapi Baim tidak mau mengikuti kata kata Sule, malah Baim mengatakan “om Sule jelek”. Begitu terus yang Baim katakan meskipun dia sudah di ‘sogok’ Sule dengan es krim yang akhirnya XL membuat slogan “Sejujur Baim, Sejujur XL”.

Namun pihak Telkomsel ‘membalas’ iklan XL dengan mengeluarkan iklan terbaru Telkomsel dengan menggaet Sule juga sebagai bintang iklannya. Di iklan tersebut ceritanya Sule engatakan kepada pers bahwa dia sudah taubat dan sudah kapok dibohongi anak kecil (Baim di iklan XL). Semua orang pasti tahu maksud dari iklan ini adalah menyindir XL.

Dalam masalah ini, Nabi Muhammad telah mengajarkan etika yang baik dalam berbisnis. Salah satunya adalah tidak menjelekkan bisnis orang lain. Dapat disimpulkan bahwa salah satu pihak tersebut menjelekkan pihak lain. Selain menjelekkan bisnis orang lain yang dilakukan salah satu bisnis tersebut adalah tidak adanya sikap toleransi bagi pebisnis lain.

Selain itu, ada juga beberapa perusahaan yang menawarkan produknya dengan memberikan potongan harga atau diskon tetapi untuk mendapatkan diskon tersebut, terdapat syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi dulu oleh pembeli. Contohnya seperti di website belanja online Qoo10, bagi para penyuka ramen korea, saat ini sedang ada promosi di Qoo10 dengan membeli 1 paket ramen (isi 5 pack) akan mendapatkan diskon sebesar 55%. Hal ini tentunya dapat mempengaruhi pembeli yang tadinya tidak berminat membeli ramen tersebut, akhirnya jadi tertarik untuk membeli dengan alasan sedang ada diskon. Lalu di website yang sama, terdapat juga penawaran buy 1 get 1 free bagi pembelian produk deodoran pria yang tentunya juga dapat menarik perhatian pembeli karena memang deodoran merupakan salah satu kebutuhan masyarakat.


Selain Qoo10, ada juga Berrybenka yang setiap hari selalu menawarkan produknya dengan  banyak potongan harga. Contohnya adalah pembeli akan mendapatkan potongan harga sebesar Rp. 100.000 apabila pembeli melakukan pembelian minimal seharga Rp. 400.000. lalu ada juga voucher Rp. 50.000 bagi yang berlangganan newsletter dengan memasukkan email kita ke kotak yang disediakan. Namun dengan adanya penawaran penawaran yang sering dilakukan oleh Berrybenka, Berrybenka termasuk perusahaan belanja online yang menepati janji. Saya merupakan salah satu pelanggan Berrybenka, saya sering belanja di sini. Waktu H-3 lebaran Idul Fitri tahun ini, saya membeli baju disana dan pihak Berrybenka memang mengatakan kalau mereka akan mengantarkan pesanan sebelum hari lebaran agar pesanan dapat digunakan pada hari lebaran. Dan itu benar saja. Pada H-2 lebaran atau sehari setelahnya, baju pesanan saya sudah sampai dirumah saya dengan selamat. Saya juga sangat menyukai barang yang saya beli karena memang semua yang dijual oleh Berrybenka merupakan barang yang bagus. Ini sebagai contoh bahwa masih ada perusahaan atau penjual yang menepati janji seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad ketika berbisnis.




REFERENSI